Pemain tengah unggulan Manchester United, Paul Pogba memberinya branding

Pemain tengah unggulan Manchester United, Paul Pogba memberinya branding pembelaan kepada bekas teman segrupnya yang saat ini memperkokoh AC Milan, Zlatan Ibrahimovic.


Awal kalinya, Ibrahimovic dituding mengerjakan https://patendo.com/branding-produk/ branding pelecehan rasis kepada bekas teman segrupnya namun juga Pogba di United, Romelu Lukaku yang saat ini bela Inter Milan.


Ibrahimovic serta Lukaku ikut serta konflik cukup dahsyat branding di saat ke-2 nya bentrokan dalam partai perempat final Coppa Italia, Rabu (28/1/2021) tempo hari.


Dalam pertandingan yang pada akhirnya dimenangkan branding Inter dengan score 2-1 itu, sorotan penting memanglah tertuju pada perkelahian Ibrahimovic serta Lukaku diakhir fase pertama.


Sejumlah tempat mengakui jika Ibrahimovic meneriaki Lukaku dengan kalimat, "Kerjakan voodoo [sihir] sialmu itu, keledai kecil! Kontak ibumu!" Lukaku lantas menanggapi dengan kalimat, "Mari masuk dalam dalam, kita mau lihat!"


Banyak faksi yang menunjuk Ibrahimovic mengucapkan kata rasis kepada Lukaku. Tapi, Pogba gak sama pendapat dengan sangkaan itu sebab Ibrahimovic merupakan pribadi yang anti-rasis.


"Zlatan... rasis? Ia terlampau menyintai saya jadi ia orang paling akhir yang menurutku rasis! Mari, gak boleh bergurau yang itu!" ujar Pogba di account Twitter pribadinya.


Bantahan Zlatan Ibrahimovic

Awal kalinya, Ibrahimovic melalui account Twitter pribadinya sendiri telah menolak sangkaan jika dianya sendiri mengucapkan kata rasis terhadap Lukaku.


Dalam pertandingan itu, Ibrahimovic dapat dikatakan punyai nasib apes. Berakhir sempat membuat gol pembuka, bomber asal Swedia itu mendapatkan kartu merah fase ke-2 serta kelanjutannnya Milan kalah.


Rekanan Zlatan Ibrahimovic dengan Romelu Lukaku saat ini menghangat. Meski sebenarnya, di waktu dulu, ke-2 nya pernah bela Manchester United serta share nomor punggung.


Lukaku serta Ibrahimovic barusan ikut serta konvrontasi. Ke-2 nya sama-sama lempar kalimat kasar pada laga Inter Milan versi AC Milan di perempat final Coppa Italia, Rabu (27/1/2021) pagi buta WIB.


Ibrahimovic dikira lebih dahulu mengerjakan hasutan serta dibalas Lukaku. Juga, Lukaku sempat kejar pemain 39 tahun itu di saat fase pertama berakhir serta mau masuk area tukar.


Pertandingan Inter Milan versi AC Milan berjalan sengit. Ibrahimovic sempat bawa Milan unggul sebelumnya Lukaku serta Christian Eriksen bikin Inter meraih kemenangan dengan score 2-1 serta sukses ke fase semi-final.


Romelu Lukaku dibeli Manchester United dari Everton pada musim 2017/2018. Waktu itu, hari esok Ibrahimovic di United dengan tidak tentu. Ia sempat tak mendapatkan penawaran kontrak baru.


Lukaku ada ke United serta pakai nomor punggung 9 yang musim awal kalinya digunakan Ibrahimovic. Tapi, United lantas memberinya kontrak baru pada Ibrahimovic.


Pada moment itu, Lukaku lantas meminta pada Ibrahimovic supaya dapat pakai nomor punggung 9 di United. Ibrahimovic menerima serta ia menunjuk pakai nomor punggung 10 di United.


Lukaku mengabari saya serta bercakap: 'Bro, sanggupkah saya pakai jersey No. 9?'" kuak Ibrahimovic terhadap ESPN FC.


"Saya bercakap: 'Saya tak di tingkat di mana saya dapat merepotkanmu, saya cuma mau kamu berasa berbahagia serta berasa diterima, jadi saya memberimu Nomor 9 tetapi saya dapat ambil jersey No. 10.' Seperti itulah teknik kami melaksanakannya," jelasnya.


"Jadi saya tak pernah pergi, saya cuma meng-upgrade nomor saya," gurau Ibrahimovic.


Pertalian tepat Lukaku serta Ibrahimovic di United sirna waktu ke-2 nya bela panji Inter Milan serta AC Milan. Lukaku yang mengakui dianya sendiri jadi 'king' atau raja dibalas Ibrahimovic dengan istilah dewa.


Berakhir bawa Milan menang pada pertandingan derbi, 18 Oktober 2020 lalu, Ibrahimovic selekasnya menilai Lukaku.


"Milan tak pernah mempunyai raja, mereka cuma mempunyai DEWA," catat Ibrahimovic di account Twitter sah milik dia.


Ibrahimovic dipercaya bikin pengakuan itu dengan kondisi Derbi della Madonnina. Lebih detail kembali, Ibrahimovic tengah menilai Romelu Lukaku, pemain yang menghancurkan gawang AC Milan.


Musim 2018/2019, benarnya pada Februari 2019, pula pada pertandingan Derbi della Madonnina, Romelu Lukaku pimpin Inter Milan buat kalahkan AC Milan dengan score 4-2. Lukaku lalu bikin statmen di Twitter: Ada raja baru di kota ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Real Madrid memberi verifikasi masalah berita yang mengatakan uu merek

Pelatih PSG, Mauricio Pochettino, berikan opini ihwal issu transfer haki

Legenda Liverpool, Peter Crouch, akui cemas dengan kritis nama online shop